KELANJUTAN CERITA AREA X (SUKA-SUKA COKER)






Assalamu'alaikum Wr.Wb sahabat Big Bos yang dirahmati Allah S.W.T sekarang Big Bos mau ngeshare kelanjutan dari cerita cerpen Area X selamat menikmati!




Yudho berhasil menyelamatkan diri keluar dari area X dipenuhi peluh keringat dan air mata. Ia menangis penuh sesal mengingat Rocki yang terjebak dan mungkin telah tiada. Kemudian terdengar sautan keras dari arah belakang “HEY KAMU JANGAN KABUR, CEPAT MENYERAH”, ketika Yudho berbalik ia melihat sekumpulan manusia berpakaian loreng kehijau-hujauan mengacungkan pucuk-pucuk senjata ditandai dengan sinar laser tepat kearah kepalanya.Yudhopun panik. Tanpa pikir panjang ia berlari dengan sekuat tenaga diiringi dengan suara tembakan. Tak pernah terlintas dalam benak yudho, hanya karena sebuah tantangan dan gengsi ia harus berkali-kali berhadapan dengan maut. Tanpa sadar 5 jam lamanya yudho berlari tanpa arah difikirannya hanya tentang bagaimana caranya ia bisa lolos dari kejaran para penjaga  menyusuri hutan, menyebrangi sungai, menyelami lautan ilalang hingga sampailah yudho di desa kecil bernama rawas kidung, terjatuh pingsanlah ia tepat di bawah pohon kapas. Dengan kepala terbentur keras dengan batu yang menjadi alas pohon kapas itu.
Beberapa jam kemudian salah seorang warga bernama laras menemukan yudho terkulai lemas dengan pakaian teramat kotor dan badan penuh luka. Laras mengurungkan niat awalnya yang ingin berangkat ke pasar dan langsung menolong orang yang tak dikenalnya itu. Dengan penuh kecemasan laras membopong yudho berharap tak terjadi hal yang mengkhawatirkan, laras berniat membawa yudho ke rumah mantri terbaik di desa rawas kidung yakni mantri wedehkaye.  sesampainya di rumah pengobatan wedehkaye. dengan sigapnya mantri wedehkaye memeriksa yudho. “laras siapa pemuda ni ? parah kali keadaanya,. Macam habis dari medan pertempuran.” Tanya mantri wedehkaye. “laras tak tahu mbah” jawab laras dengan singkat.
1 minggu berlalu, akhirnya yudhopun tersadar, dengan kondisi masih belum pulih badan penuh luka yudho langsung berlari keluar rumah pengobatan tetapi tak lama berlari yudhopun terjatuh seraya menangis penuh sesal ia berkata “Rocki, Maafkan aku” Laras yang melihat yudho terjatuh langsung menghampiri seraya menangkan yudho “kamu belum pulih, lebih baik kamu teruskan istirahat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan” dengan penuh keheranan yudho bertanya “siapa kamu ?” laraspun menjawab “oh ya, kenalkan nama ku laras, aku yang mengantarkanmu kerumah pengobatan mantri wedehkaye, kalo beloh aku tahu siapa kamu ?” yudho menjawab “terimakasih atas bantuanmu, kenalkan namaku yudho”. Setelah saling kenal yudhopun menceritakan kejadian yang ia alami pada laras. Laras sesungguhnya mengetahui apa yang selama ini terjadi di area X. karena paman laras bekerja di area X sebagai salah satu penjaganya. Dengan penuh rasa bersalah dan penasaran laraspun hanya bisa terdiam mendengarkan kejadian yang dialami yudho.
Setelah melalui masa pemulihan yudhopun izin berpamitan kepada laras dan mantri wedehkaye, ia berterimakasih karena bantuan ke2nya ia bisa pulih. Yudhopun diantar laras menuju kota menggunakan delman. Di perjalanan laras memberi tahu yudho bahwa sebenarnya laras mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di Area X. Area X merupakan tempat uji coba dan penelitian tentang mutan, itulah yang menjadikan area X dijaga dengan ketat oleh banyak petugas. “Rocki tak akan mungkin selamat yudho” ungkap laras. Yudho langsung terdiam dan menundukan kepala kemudian ia berucap “aku yakin yudho masih hidup, aku akan tetap berusaha menyelamatkannya” tegas yudho. Laras menjawab “aku punya paman yang bekerja di area X namanya sihoras mungkin informasi ini bisa bermanfaat untuk kamu” yudho hanya terdiam tak bergeming. Hanya air mata yang kini menghiasi wajahnya. Dengan tatapan kosong ia berkata “ayah dan ibuku telah meninggal, aku tak mau sahabat terbaikkupun harus meninggalkanku”.
Sesampainya di kota yudho dan laraspun berpisah. Laras kembali kedesa kidung waras dan yudhopun pulang kerumahnya.
Dalam perjalanan menuju rumahnya yudho disergap oleh sekumpulan manusia bertopeng. Sontak saja yudho berontak, tetapi jumlah memang tak bisa dilawan, akhirnya yudhopun tertangkap dan dibius. Bangun-bangun yudho berada dalam sebuah bola transparan seperti aquarium berisikan cairan kimia yang menyesakkan yudho, yudho melihat kesegala arah nampaknya tidak ada aquarium lain selain yang ia tempati.
 Tak berapa lama kemudian dengan kondisi tak mampu berbuat apa-apa. Yudho melihat hal yang mengerikan, yudho melihat penelitian yang objeknya adalah manusia dengan tujuan menciptakan mutan. Tangan-tangan jahat menyuntikan cairan berwarna hijau kekuning-kuningan sedangkan manusia yang dijadikan objek penelitian hanya bisa merontaronta, berteriak sejadi-jadinya, dan takdir mereka seperti sudah ditentukan yakni hanyalah kematian. Entah apa yang difikirkan para ilmuan tersebut. Mereka bagai bukan manusia seperti tak punya hati manusia bagai tanpa arti.
Di barisan manusia-manusia yang dijadikan objek penelitian yudho melihat seseorang yang ia kenal.
Berbadan tegap tapi sudah mulai berumur. Yudho melihat ayahnya. Ayahnya yang selama ini yudho sangka telah tiada ternyata masih hidup, terlihat jelas ayah yudho nampak telah berada di area X lama sekali. Tubuhnya mengurus, badan dan mukanya lusuh, rambutnya gondrong seperti orang yang dicabut akalnya. Dalam hati yudho bahagia karena masih bisa melihat ayahnya seiring dengan rasa bahagia itu muncul perasaan sedih. Karena yudho tau, ayahnya akan segera tiada.
Tak berapa lama diantara objek penelitian yang telah disuntik mengalami perubahan perilaku dan bentuk tubuh, kebanyakan diantaranya berubah menjadi bentuk yang tak beraturan, sebagian kecilnya tak berubah bentuk tetapi memiliki kemampuan khusus layaknya super hero yang biasa tayang di layar kaca tapi tak lama kemudian, objek percobaan tewas.
Sekitar 5 jam kemudian, tibalah giliran ayah yudho dijadikan sebagai kelinci percobaan. Yudho berteriak sekeras-kerasnya, merasa aksinya tiada guna akhirnya, yudho memukul dengan amat keras dinding kaca aquarium yang membungkusnya berulang-ulang kali  dengan seluruh tenaga yang ia punya kemudian pecahlah aquarium tersebut. Bunyi alarm dan warna merah dari sirine yang tertanam di sela-sela dinding yang ada di area X bagai membangunkan para penjaga dari tidur lelapnya. Tanpa fikir panjang yudho berlari sekencang-kencangnya, ia gapai ayahnya, ayah yudho terguncang sebegitu dahsyatnya sampai tak sadar ia menitihkan air mata. “yudho! Ayah amat sangat merindukanmu, ayah fikir ayah tak akan pernah bertemu dengan kamu, satu-satunya anakku” ujar ayah yudho. “yah, sekarang bukan saatnya kita temu kangen, kita harus segera keluar dari tempat ini!” kemudian yudho membawa ayahnya seraya mencari jalan untuk keluar dari gedung yang mengurung banyak jiwa tersebut.
yudho yang kebingungan bukan kepalang berlari kesana kemari, dengan gaya seperti james bond yudho mengendap-endap berharap kamera-kamera yang ada di tiap sudut ruangan dan para penjaga tak melihat mereka. Sembari berlari mencari jalan keluar bersama ayahnya, yudho melihat ruang tempat objek penelitian berada.
Yudho langsung berlari menuju ruangan tersebut, nampak tak ada penjaga yang berada di pintu ruangan tersebut. Akhirnya setelah ia buka pintu yang menjadi pintu masuk ruangan tersebut ia melihat banyak orang sekitar 83 orang dan 1 diantarannya ia melihat Rocki. Seisi ruangan langsung bergemuruh seperti merasakan kemenangan yang lebih tinggi dari pada kemenangan yang telah mereka capai seumur hidup mereka. Orang-orang menangis haru melihat ada orang yang akan menyelamatkan mereka, meskipun mereka belum tentu bisa lolos dari area X.
Yudho langsung memohon maaf kepada Rocki, karena ia-lah yang membuat Rocki terjebak dalam area X. “Rocki, maafkan aku, akan ku tebus kesalahanku dengan menyelamatkanmu!” setelahnya diambillah meja kecil di pojok ruangan kemudian di tempatkan di tengah-tengah kerumunan dan berdirilah yudho di atas meja kecil tersebut. Kemudian yudho memaparkan bagaimana taktik untuk menerobos keluar area X.
Tak berselang lama para penjaga berhasil mendeteksi keberadaan yudho. Dengan beramai-ramai penjaga menyergap ruangan objek penelitian. Dengan berbagai senjata yang mereka punya, dengan banyaknya anjing yang mereka bawa. Kemudian diambillah oleh yudho kayu seperti tongkat fir’aun dari pojok ruangan.  
“semuanya! Serang mereka sekuat dan semampu kalian!, jangan biarkan mereka merebut kemerdekaan kita sebagai seorang manusia!”
Terjadilah keributan, bagai hal yang percuma pada akhirnya yudho dan objek penelitian tertangkap dan langsung diarahkan keruangan percobaan.
Sesampainya di ruang percobaan, yudho melihat seorang lelaki berbadan tinggi besar dengan pakaian penuh aksesoris seperti seorang jendral sambil berbisik yudho berkata “nampaknya ia kepala penjaga area X ini, aku akan membunuhnya!” yudho kemudian berontak sejadi-jadinya, ia lolos dan berlari menuju kepala penjaga, ketika mendekat yudho menyadari bahwa kepala penjaga yang ia ingin bunuh bernama sihoras, yudho sekilas teringat dengan perkataan laras, wanita yang baru-baru ini telah menyelamatkanya. Sihoras paman laras ternyata adalah seorang kepala penjaga di area X. langkah dan gerakan yudho bagai membeku, ia terkejut akan kenyataan yang ia dapati. Akhirnya yudho tertangkap kembali dan langsung dijadikan objek percobaan yang pertama.
Yudho terdiam, tak berkutik tidur di kasur besi sembari tangan dan kakinya dikunci  “sepertinya ini waktu yang tepat bagi kita untuk mencoba serum baru. Pemberontak ini akan menjadi objek percobaan pertama kita” ucap salah satu ilmuan.
Disuntikan cairan berwarna merah kehitam-hitaman kedalam tubuh yudho. Yudho berteriak kesakitan, teriaknya seperti memenuhi seisi ruangan percobaan. seketika tubuhnya membiru dan berguncang keras, mata yudho bergerak kesana kemari, dari mulutnya keluar busa berwarna ungu gelap.
Akan tetapi, yudho tidak mengalami perubahan bentuk, tubuhnya lama kelamaan mulai tenang dan diam, jantung yudho berhenti berdetak.
“sepertinya kita gagal kembali, pemberontak ini telah tewas” ujar salah satu ilmuan.
Besi-besi pengekang yang ada di tubuh yudho dilepaskan. Dibawalah yudho keruangan pembuangan, kemudian dilemparkanlah tubuh yudho ketumpukan mayat percobaan. akan tetapi hal aneh terjadi, Beberapa saat kemudian yudho yang difikir telah tewas secara tiba-tiba bangkit. Dengan tubuh setengah sadar berangsur-angsur pulih yudho berucap
 “sesaat aku merasakan kegelapan dan jantungku terhenti, apa yang sebenarnya terjadi” kemudian yudho melihat sekelilingnya, ia menyadari bahwa ia telah dianggap tewas oleh para penjaga dan ilmuan. Dengan wajah penuh keheranan sembari melihat sekujur tubuhnya ia menuju pintu keluar ruangan pembuangan.
Ketika yudho baru saja ingin membuka pintu dengan tangan mengarah tepat pada pintu, secara tiba-tiba pintu besi yang mengunci timbunan mayat rusak dan terhempas. yudho meloncat-loncat penuh gembira ia berfikir bahwa ia memiliki kekuatan super, ketika meloncat yudho merasakan tubuhnya amat ringan, yudho merasa gravitasi yang ia tau ada di bumi sebesar 9,8 m/s2 tak berarti untuknya.
Seketika yudho mengetahui kemampuan khusus yang dia miliki, ia mampu untuk memainkan gravitasi di sekelilingnya. karena kemampuannya itu yudho dapat terbang. Bak superman yudho dengan penuh semangat harapan menuju ruangan percobaan.
Sesampainya yudho di ruangan percobaan, ia berteriak “semuanya, kita akan segera bebas dari area X ini!” para penjaga beserta kapala penjaga langsung menyerang yudho, dan para ilmuan kabur meninggalkan ruangan percobaan. ditembaklah yudho menggunakan berbagai amunisi yang mereka miliki. Bagai suatu kesia-siaan, yudho mampu mementalkan semua serangan dan pula menghempaskan semua penjaga kesegala penjuru arah.
Kemudian yudho menyelamatkan orang-orang yang dijadikan sebagai objek penelitian. Sihoras dengan kondisi badan terluka parah berteriak “hai kau pemberontak!, kamu adalah ciptaan kami, kekuatan yang kamu miliki sekarang adalah berkat kami!, harusnya kamu ikuti perintah kami, bukan melawan kami!”
Melihat teriakanya tak dihiraukan sihoras langsung mengarahkan pistol berisikan serum anti-mutan. Ayah yudho yang mengetahui tindakan yang akan dilakukan sihoras, langsung menghalau dan melindungi yudho berbarengan ketika sihoras menekan pelatuk pistol beramunisikan serum anti-mutan.
Akhirnya ayah yudhopun tertembak dan tewas seketika, dengan kondisi badan membiru seperti membeku. Yudho melihat hal itu langsung membunuh kepala penjaga sihoras. Diremukkanya sihoras bagai bungkus nasi rames, yudho menangis sekaligus marah.

para penjaga dari seluruh penjuru area X sudah mengepung yudho dan para objek percobaan di luar gedung area X, mereka dilengkapi dengan persenjataan berat seperti RPG dan Guttling Gun bahkan sampai tank , panser dan helikopter mereka gunakan.
Rocki berkata kepada yudho “yudh, sudahlah, jangan kau menangisi kepergian ayahmu, ayahmu berkorban untuk kita semua”.
“rock, aku sudah lama menganggap ayahku telah meninggal dunia. Semenjak ayahku menghilang ketika aku berlibur bersama keluargaku ke hawai, tapi ketika bertemu dengannya aku tak mau melepaskanya lagi!” jawab yudho sembari menangis.
Rocki kembali berujar “yudh, kami percaya, ayahmu mati untukmu karena ayahmu menaruh harapan kepadamu, untuk membinasakan kejahatan, meghancurkan area X ini, yang sudah lama menjadi lumbung mayat manusia tak berdosa, ayolah yudho, jangan jadi pecundang! Bangkitlah!” perkataan yang dilontarkan Rocki membuat yudho tersadar. Yudho langsung menggiring orang-orang keluar dari area X.
Ketika baru saja sampai di pintu keluar, yudho disambut dengan tembakan RPG  oleh para penjaga. Tapi semuanya yudho mentalkan. Kemudian seluruh penjaga menembakan apa yang msasing-masing mereka pergunakan. Tapi karena kemampuan yudho mampu memanipulasi gravitasi, yudho mampu menangkisnya. Kemudian yudho langsung membunuh semua penjaga dengan cara menerbangkan mereka kelangit lalu menghempaskannya ke bumi.
Setelah seluruh orang-orang yang dijadikan objek penelitian selamat. Yuhdo langsung menghancurkan area X menggunakan kekuatannya, sampai tak bersisa.
Setelah kejadian yang merubah total hidup yudho, yudho sekarang menjadi superhero di kotanya.  Ia berharap mampu untuk menuntaskan dan memenuhi harapan ayahnya dengan cara memperjuangkan kebenaran dan membinaskan kejahatan menggunakan kekuatannya, Sedangkan Rocki menjadi ilmuan, yang meneliti tentang mutan. Bersama-sama mereka bekerjasama membasmi kejahatan.

About the author

Admin
Donec non enim in turpis pulvinar facilisis. Ut felis. Praesent dapibus, neque id cursus faucibus. Aenean fermentum, eget tincidunt.

0 komentar:

Copyright © 2014 Rizki Nurul 'Arsy